Go-Jek Buang-Buang Waktu
Tahun 2019
Go-Jek memulai perjalanan baru dengan mengganti logo perusahaannya sejak
didirikan pada tahun 2010 oleh Nadiem Makarim. Logo Go-Jek yang terbaru dipresentasikan memiliki makna
yang lebih lugas dan up to date, sedangkan logo lamanya dianggap sebagai
logo yang usang. Anggapan tersebut mungkin benar untuk sebagian orang ataupun
beberapa ahli desain grafis atau bahkan ahli pemasaran. Namun menurut saya
Go-Jek tengah membuang-buang waktunya untuk membuat dan menyusun logo baru
hingga akhirnya kini telah resmi menjadi logo perusahaan.
Ketika
mendengar kata Go-Jek, yang terlintas di pikiran penggunanya adalah tentang
transportasi online, tentang pemesanan makanan, tentang mengirim barang, atau
mungkin tentang transaksi non tunai. Bahkan mungkin ada juga yang berpikir
tentang penipuan oleh driver serta curhatan ojek online (ojol) di platform
digital. Ilistrasi tentang Go-Jek muncul secara alamiah yang bersumber dari
pengalaman yang dimiliki pelanggan bersama Go-Jek. Ilsutrasi ini sudah sangat
melekat di pelanggannya.
Ilustrasi
tentang Go-Jek yang sudah sangat melekat di pelanggannya adalah alasan mengapa
saya menganggap Go-Jek tengah membuang waktu untuk berganti logo. Jika anda
adalah pengguna Go-Jek, silahkan bayangkan jika logo Go-Jek yang terbaru
berbentuk ban motor. Atau bahkan berbentuk karikatur Nadiem Makarim. Apakah
ilustrasi anda tentang Go-Jek akan berubah? Apakah anda akan berpikir Go-Jek
adalah layanan tambal ban karena memiliki logo tambal ban? Apakah anda akan
berpikir Go-Jek adalah perusahaan makanan cepat saji karena menampilkan wajah
dari pendirinya? Saya rasa hal tersebut tidak akan muncul di dalam ilustrasi
yang anda pikirkan selama nama yang muncul adalah Go-Jek.
Go-Jek sudah
sangat berhasil menanam ilustrasi produk di pelanggannya. Perubahan logo
perusahaan tidak memberikan dampak yang signifikan kepada ilustrasi yang
dibangun. Driver Go-Jek akan tetap mengambil orderan dengan cara yang sama
meskipun logo telah berubah. Anak kosan yang malas keluar untuk makan tetapi
memiliki uang saku pas-pasan akan tetap memesan GoFood dengan voucher gratis
ongkos kirim tanpa peduli dengan logo baru yang ditampilkan. Semuanya akan
berjalan seperti biasa. Go-Jek akan tetap menjadi seperti yang diilustrasikan
oleh pelanggannya. Lalu untuk apa logo baru diciptakan oleh Go-Jek selain hanya
untuk membuang waktu?
Komentar
Posting Komentar